Investor Asing Borong Saham, IHSG Dibuka Melonjak

Index Harga Saham Kombinasi (IHSG) ada di zone hijau pada pembukaan perdagangan di Selasa minggu ini. Investor asing terdaftar boyong saham saat pagi ini hari. Pada pembukaan perdagangan Senin (9/11/2020), IHSG kuat 98,12 point atau 1,76 % ke tingkat 5.424,73. Sesaat index saham LQ45 kuat 2,34 % ke status 860,04. Semua index referensi ada di zone hijau. Di perdagangan awal ini, IHSG ada di status paling tinggi pada tingkat 5.469,07. Sedang paling rendah 5.421,57.

Sekitar 209 saham kuat hingga menggerakkan IHSG ke zone hijau. Selanjutnya 52 saham menurun serta 149 saham diam dalam tempat. Keseluruhan frekwensi perdagangan saham lumayan ramai yakni 84.401 kali dengan volume perdagangan 1,4 miliar saham. Nilai transaksi bisnis harian saham Rp 1,8 triliun. Terdaftar, investor asing membeli saham di pasar reguler capai Rp 325 miliar. Sedang nilai ganti rupiah ada di 14.050 per dolar AS. Dari 10 bidang pembentuk IHSG, cuman ada satu bidang yang menurun yakni pertambangan yang turun 0,95 %.

Bidang yang kuat dipegang oleh bidang keuangan yang naik 2,51 %. Selanjutnya diikuti bidang bermacam industri yang kuat 2,07 % serta bidang kontruksi kuat 1,08 %.

Beberapa saham yang kuat hingga menggerakkan IHSG ke zone hijau diantaranya TMPO naik 11,84 % ke Rp 172 per helai saham. Selanjutnya PDES naik 11,50 % ke Rp 252 per saham serta PYFA naik 10,86 % ke Rp 975 per saham.

Sedang beberapa saham yang menurun diantaranya FORU turun 6,90 % ke Rp 81 per helai saham, KOTA yang turun 6,72 % ke Rp 222 per helai saham serta BBHI turun 6,47 % ke Rp 260 per saham.

Dalam penelitian Ashmore, bursa saham AS ditutup kuat tapi sahamsaham tehnologi alami desakan.

Studi vaksin virus corona jumlah besar memberi hasil yang prospektif. Vaksin yang lagi ditingkatkan oleh Pfizer Inc serta BioNTech SE menahan lebih dari 90 % infeksi dalam riset pada beberapa puluh ribu sukarelawan.

Sekitar 7 dari 11 bidang penting dalam index S&P 500 ditutup semakin tinggi. Bidang Togel Hari ini energi naik 14,3 % serta bidang customer kuat 1,6 %.

Index Harga Saham Kombinasi (IHSG) ditutup di zone hijau pada perdagangan Senin ini. Bursa saham pernah alami desakan di tengah-tengah perdagangan. Pada penutupan perdagangan saham, Senin (8/11/2020), IHSG ditutup naik 20,47 point atau 0,38 % ke status 5.356. Sesaat, index saham LQ45 kuat 0,67 % ke status 840,51. Sepanjang perdagangan, IHSG ada di status paling tinggi pada tingkat 5.395,71 serta paling rendah 5.319,42. Pada sesion penutupan pedagangan, 238 saham gagah hingga bawa IHSG di zone hijau. Sedang 203 saham tertekan serta 169 saham diam dalam tempat.

Transaksi bisnis perdagangan saham lumayan ramai. Keseluruhan frekwensi perdagangan saham 842.695 kali dengan volume perdagangan 13,9 miliar saham. Nilai transaksi bisnis harian saham Rp 10,7 triliun.

Investor asing membeli saham Rp 189 miliar di pasar reguler. Status dolar Amerika Serikat (AS) ada di range Rp 14.104.

Dari 10 bidang saham pembentuk IHSG, sejumlah besar ada di zone hijau. Pengokohan dipegang oleh bidang pertambangan yang naik 2,38 %. Selanjutnya diikuti bidang infrasreuktur yang kuat 1,18 % serta bidang keuangan yang naik 0,96 %.

Saham yang kuat hingga menggerakkan IHSG ke zone hijau diantaranya TMPO yang naik 28,33 % ke Rp 154 per helai saham. Selanjutnya INCI yang naik 24,81 % ke Rp 830 per helai saham serta ARII yang yang naik 23,32 % ke Rp 550 per helai saham.

Saham yang menurun diantaranya SWAT yang menurun 6,95 % ke Rp 107 per helai saham. Selanjutnya NZIA turun 6,95 % ke Rp 174 per helai saham serta PNBS turun 6,85 % ke Rp 68 per helai saham.

error: Content is protected !!