Kekayaan Generasi Boomers Amerika Mulai Menguap

Waktu wabah covid-19 pertamanya kali dipublikasikan di bulan maret. Kelly kearney. Pemiliki katering pacific fine food di alamadea. California. Menduga jika dalam kurun waktu beberapa waktu. Keadaan akan kembali lagi seperti kembali normal. Kearney sendiri beli perusahaan itu di tahun 2004 serta membuat usahanya dengan beberapa pegawai setia serta beberapa konsumen setia. Di usia 58 tahun. Kearney tidak memiliki gagasan untuk pensun dalam kurun waktu dekat.

Tapi dianya serta suaminya yang saat ini telah berusia 66 tahun. Mulai perlahan nikmati usaha keras yang telah mereka rintis sekian tahun lama waktunya. Pasangan ini barusan beli satu apartemen di italia serta tiap dua minggu. Mereka akan bermalam dalam tempat tinggalnya itu. Seperti banyak seseorang. Kritis wabah covid-19 ini membuat beberapa perombakan. Dengan tidak ada acara yang umum pesan katering. Profit usaha kearney sendiri turun sekitar 85 %. Ia juga harus terpaksa menghentikan 17 orang pegawai sebab rugi itu. Larangan untuk terbang membuat kearney serta suaminya tidak dapat berkunjung tempat jalanan favorite mereka berdua. Seperti merilis situs cnbc. Selasa (10/11/2020).

“saat ini saya bekerja 350 hari dalam satu tahun.” tutur kearney.

Kemudian. Ayahnya juga wafat pada bulan mei. Dari peristiwa itu juga membuat kearney pada akhirnya memilih untuk menimbang pensiun. Sekarang ini. Dianya sedang repot untuk jual usaha itu ke pegawai pada harga potongan harga.

Wabah covid-19 sudah membunuh banyak sekali usaha rasio kecil. Terhitung beberapa usaha yang dipunyai oleh angkatan “baby boomer”.

Berdasar survey yang dikerjakan oleh center for new middle class. Ada 25 % pengurangan atas kewirausahaan yang dipunyai baby boomer pada kuartal dua. Selaku tambahan. Lompatan besar pada pengangguran rumah tangga. Atau mereka yang memiliki peringkat credit di bawah 700. Di mana kebannyak berusia 55 sampai 64 tahun.

Berdasar data projetc equity. Angka itu juga menjadi dampak besar untuk keadaan ekonomi secara detail. Ingat jika umumnya baby boomers (kelahiran 1946- 1964). Mempunyai minimal 1/2 dari pemilikan usaha private yang memiliki beberapa pegawai.

Bermakna minimal 2.34 juta usaha dengan 24.7 jumlah pegawai serta keseluruhan usd 5 triliun terancam sepanjang wabah berjalan. Berdasar data census bureu as. “bukan dengan maksud untuk menyepelekan point itu. Tetapi suara hisapan yang saat ini anda dengar. Adalah beberapa baby boomer yang terdoronh keluar dari roda ekonomi sepanjang wabah covid-19 berjalan.” tutur direktur eksekutif center for the new middle class. Jonathan walker. Perkembangan usaha rasio kecil itu wajib untuk putaran roda mesin dari ekonomi. Serta dengan dampak yang saat ini dirasa dibanding usaha boomer ini dapat lemahkan perubahan serta pemulihan.

Walau usaha rasio kecil penting untuk kesehatan serta perkembangan ekonomi. Penelitian memberikan jika berlangsung pengurangan angka entrepreneurship sepanjang satu dasawarsa.

Berdasar data us small business admnistration. Kurang dari 2% millenial adalah seorang wiraswasta. Dibanding dengan 7.6 % gen x serta 8.3 % baby boomers.

“yang kita menghilangkan bukan hanya dari mesin ekonomi. Kita perlu bermacam usaha rasio kecil keluar dari periode krisis. Tetapi kekayaan itu beralih.” kata walker.

Banyak yang berekspektasi jika sekitar usd 68 triliun perpindah kekayaan akan berlangsung. Waktu boomer akan tinggalkan peninggalan mereka ke angkatan seterusnya.

Saat ini juga. Keliatannya beberapa jumlah kekayaan itu akan menguap karena kritis dari wabah.

“beberapa orang dengar beberapa angka besar serta berpikir untuk pasar saham perumahaan . Tetapi kebanyak jatah itu tiba dari usaha keluarga rasio kecil sampai menengah.” tutur andrew sherman yang disebut rekanan dari seywarth shaw di wahington d.c.

Dengan beberapa usaha menanggung derita serta tingkat pengangguran bertambah. Jumlah simpanan tabungan pasti turun secara bertepatan. Angka boomer yang memiliki rekening simpanan periode pensiunan turun terus sepanjang kritis wabah. Berdasar data center for the new middle class. Cuman sekitar 20 % dari nonprime boomers yang menjelaskan memiliki rekening tabungan pensiun. Di mana angka itu turun 36 % dari tahun kemarin. Bahkan juga angkatan baby boomer yang semakin lebih kaya angka simpanan juga turun. Sekitar 38 % boomer yang dengan tingkat credit prime menjelaskan jika mereka memiliki tabungan pensiunan. Turun sejumlah 45 % dari tahun kemarin.

Waktu kritis lagi berkepanjangan. Beberapa usaha harus terpaksa membuat keputusan yang susah. Bergantung dengan industrinya. Pebisnis boomer yang kemungkinan menimbang untuk jual upayanya sebelum wabah. Kemungkinan telah kehilangan peluangnya serta kemungkinan perlu menukar usaha mode mereka.

“semua berlangsung tiada disangka-kira. Serta semua direfleksikan dalam data jika beberapa menjelaskan akan jual upayanya di tahun lalu.” tutur bob house. Yang disebut presiden dari bizbuysell.com. Yang sebuah pasar usaha online.

Pat roque yang disebut seorang pelatih karier di new jersey. Menjelaskan jika dianya banyak menyaksikan temannya yang memilih untuk tutup operasi usaha untuk kurangi rugi keuangan.

Bahkan juga beberapa salah satunya memilih untuk cari kerja untuk amankan keadaan keuangannya lebih dulu.

“saya menyaksikan jika topik sama yang nampak sekarang ini ialah beberapa orang berpikir jika harus mengirit serta memiliki gagasan cadangan untuk memperhitungkan kalur ekonomi yang akan bergelombang minimal untuk tahun ini.” terang roque.

Vicki riordan. 74 tahun yang disebut seorang pemiliki dari studio of rhythm. Satu studio menari di pennsylvania. Mengakui jika dianya menyaksikan banyak perombakan mencolok sejak periode wabah covid-19. Tempat latihannya itu bermula dari 500 pelajar hingga kemudian jadi benar-benar sepi sepanjang kritis wabah covid-19 berjalan. “kami cuman memilki umumnya 16 orang terbanyak untuk seharinya. Sebab fakta prosedur social distancing. Serta umumnya saya dapat mendatangkan 50 pelajar secar bertepatan di studio ini”. Kata riordan. Beberapa faksi yakin. Jika krisi wabah adalah peringatan untuk bermacam pemilik usaha untuk berencana satu jalan keluar. Terutamanya untuk angkatan boomers.

“sama dengan akhir kali krisis berlangsung. Keadaan kritis mengingati beberapa orang jika mereka membutuhkan banyak gagasan serta bakal ada terus peristiwa tidak terduka minimal setiap dasawarsa.” kata bob house.

Sherman menjelaskan jika dianya berekspektasi untuk menyaksikan “uptick berarti” untuk pemasaran usaha keluarga rasio kecil atau sedang untuk minimal dalam 18 sampai 24 bulan depan. Berdasar laporan terkini dari bizbuysell. Transaksi bisnis dari usaha turun sejumlah 5% dari tahun kemarin pada bulan september bila dibanding dengan tahun kemarin. Angka itu juga rupanya jauh lebih bagus bila dibanding di bulan april. Di mana waktu itu angka pemasaran turun sejumlah 51%.

Umumnya dari minat pembelian umumnya tiba dari keyakinan diri dari faksi kostumer. Studi dari bizbuysell small business confidence mendapati jika dari 57% konsumen usaha yakin jika mereka dapat membelisebuah usaha dengan nilai yang jauh lebih bagus dari tahun kemarin. Bila dibanding dengan 17% tahun kemarin.

“sekarang ini adalah saat yang jelek untuk mempunyai satu usaha tetapi saat yang bagus untuk beli satu usaha. Keadaan pasar saat ini simbol dan murah.” kata kearney dari pacifc fine food. Di mana sekarang ini dianya sedang mempersiapkan jual upayanya itu ke pegawainya. Dianya waktu ini repot latih stafnya untuk hal pemasaran serta mengoptimalkan pendapatan. Kearney berasa untuk lakukan hal itu waktu usaha sedang sibuk-sibuknya akan sulit untuk dikerjakan.

Mike goldman (60 tahun). Dianya mempunyai usaha manufacturing di high poin. North carolina. Mike akui dengan keadaan kritis sekarang ini. Dapat membuat dianya untuk bisam mengatur serta mengenalkan efektivitas terkini untuk usahanya itu. Usaha furniture sendiri pernah benar-benar turun pada awal tahun waktu seluruh aktivitas di penjuru dunia shutdown.

Tetapi kemudian usaha dari furniture sendiri telah dipandang jauh lebih bagus. Goldman mengatakan jika sekarang ini rintangan paling besarnya ialah cari karyawan serta menjaga stafnya.

“keadaan semua ini tidak membuat saya membuat saya pikirkan gagasan jalan keluar.” katanya. “saya sempat di status ini awalnya.” lebih goldman. Dirinya benar-benar sempat di periode kritis keuangan. Serta goldman pernah tutup usahanya. Tetapi untungnya dapat menjaga usahanya itu.

“saya memiliki banyak investasi emosional di usaha saya ini. Bukan hanya investasi keuangan. Jadi adalah arah penting saya untuk dapat memperthankanya.” tutur goldman.

 

 

error: Content is protected !!