Tenun e-Boon, Bentuk Regenerasi Penenun dan Bidik Pasar Premium

Tenun e-Boon ialah produk tenun lokal yang diolah 100% secara handmade oleh beberapa pengrajin yang berada di Lombok. Tenun e-Boon tawarkan kualitas tenun terhebat sebab secara produksi, diperlukan waktu 1,5-2 bulan untuk satu helai kain. Usaha yang beroperasi di sektor produksi serta pemasaran ini dilanjutkan oleh Novita Ratnasari. Ya tenun ini adalah adat turun temurun yang diawali semenjak era nenek buyut Novita asal Lombok.

Nah berdasar belakang adat turun temurun itu, Novita memilih untuk bawa kain tenun ke Jakarta untuk dipasarkan. Siapa kira, rupanya banyak pecinta tenun yang mencintai kreasi e-Boon. Dari tenun ikat serta songket, sekarang tenun e-Boon datang berbentuk kain serta mode. Nama e-Boon diambil dari nama mendiang Novita. Dengan bahasa Perancis, e-Boon berawal dari kata Les boon yang bermakna karunia.

Bernama itu, diinginkan e-Boon bisa tingkatkan kesejahteraan warga. Sekarang ini, e-Boon mempunyai seseorang pegawai dengan upah UMR Jakarta. Ada pula pegawai tak tetap, seperti tukang jahit (4), penenun songket (20 orang) serta penenun tenun ikat (3 orang), yang dibayarkan dengan metode gaji.

Dari modal individu Rp10 juta, Novita sekarang dapat mempunyai asset seperti tempat kerja/workshop yang disebut 1 biji rumah type 93m2, mesin jahit 6 set, Atbm 3 set serta benang 500kg.

Dengan asset yang dipunyai itu, e-Boon usaha lakukan pergantian penenun dengan lakukan training tenun di Lombok atau luar wilayah.

Bermula dari mengikut pameran di Lobby Pasaraya Grande Blok M, produk e-Boon sekarang telah masuk kelas premium.

Pasar premium ialah eksekutif muda sampai petinggi yang pengin tampil terbatas di acara resmi serta setiap pola limited edition. Tetapi e-Boon tidak cuman menghasilkan tenun berbentuk baju serta kain saja lho. Sekarang usahanya memasuki ke home decoration.

Home decoration digunakan untuk cenderamata oleh-olehan dari Indonesia. Untuk langkah marketing dengan memakai dua langkah marketing yakni secara off line serta online.

Untuk marketing off line lewat pemasaran di toko dengan masuk pasar ritel dept store premium di Jakarta serta Pameran dengan prosentase 95%, selanjutnya untuk online lewat marketplace cuman jual seputar 5%.

Info selanjutnya, silakan click di sini serta janganlah lupa follow account Instagram @tenuneboon.

error: Content is protected !!